
Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, menolak untuk bertemu dengan Edinson Cavani yang ingin membahas masa depan di klub. Menurut De Laurentiis, Cavani boleh pergi jika ada klub yang sanggup membayarkan uang sebesar €63 juta atau senilai Rp812 miliar kepada Napoli.
Sejauh ini, Manchester City, Real Madrid, dan Chelsea adalah klub-klub yang dikabarkan meminati Cavani. Namun, klub-klub tersebut belum berani menggelontorkan uang yyang diminta oleh manajemen Napoli untuk El Matador.
Pada pertengahan pekan ini, sebenarnya sempat berkembang isu kalau Chelsea sudah mendapatkan Cavani dengan banderol harga sebesar €58 juta (senilai dengan Rp748 miliar).
Akan tetapi, kabar tersebut langsung terpatahkan ketika manajemen Napoli menyatakan hanya akan melepas Cavani dengan banderol sebesar €63 juta. Terlebih, pelatih Rafael Benitez baru akan memperbolehkan striker asal Uruguay itu pergi jika sudah ada stiker yang menggantikannya.
Akan tetapi, kabar tersebut langsung terpatahkan ketika manajemen Napoli menyatakan hanya akan melepas Cavani dengan banderol sebesar €63 juta. Terlebih, pelatih Rafael Benitez baru akan memperbolehkan striker asal Uruguay itu pergi jika sudah ada stiker yang menggantikannya.
Akibat situasi yang tidak menentu, Cavani memutuskan akan bertemu dengan De Laurentiis untuk membahas masa depannya. Namun, keinginan striker berusia 26 tahun tersebut ditolak oleh De Laurentiis.
"Cavani tidak harus bertemu dengan saya untuk membahas masa depannya. Kami akan membiarkannya pergi jika ada klub yang berani membayar €63 juta," kata De Laurentiis kepada Sky Sports.
Dia menegaskan pihaknya tetap akan menerima tawaran yang masuk untuk Cavani. "Kami tetap akan menerima klub yang menawar Cavani," ucap De Laurentiis.
Posting Komentar